Jurnal Intelek Insan Cendikia
Pengaruh Pemberian Preload Cairan Terhadap Pencegahan Hipotensi Pasca Anestesi Spinal Pada Pasien Sectio Caesarea di Ruang Operasi Rumah Sakit Cut Meutia Langsa
By Mulya Albar Ariga, Septian Mixrova Sebayang and Martyarini Budi S.
Abstract
Hipotensi merupakan komplikasi yang sering terjadi setelah anestesi spinal pada pasien sectio caesarea akibat blokade simpatis, sehingga dapat mengganggu perfusi organ vital ibu dan janin. Salah satu upaya pencegahan yang dapat dilakukan adalah pemberian preload cairan sebelum anestesi spinal untuk mempertahankan stabilitas hemodinamik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian preload cairan terhadap pencegahan hipotensi pasca anestesi spinal pada pasien sectio caesarea di Ruang Operasi Rumah Sakit Cut Meutia Langsa. Penelitian ini menggunakan desain quasi experiment dengan pendekatan posttest-only control design. Populasi penelitian berjumlah 57 pasien sectio caesarea dengan anestesi spinal, sedangkan sampel sebanyak 40 responden yang dibagi menjadi kelompok intervensi (20 responden) dan kelompok kontrol (20 responden) menggunakan teknik purposive sampling. Data dianalisis secara univariat dan bivariat menggunakan Independent t-test. Hasil penelitian menunjukkan penurunan Mean Arterial Pressure (MAP) pada kelompok intervensi sebesar 9,6% (median 9,4%; SD 4,49), sedangkan pada kelompok kontrol sebesar 28,4% (median 28,3%; SD 7,84). Hasil uji statistik menunjukkan nilai p-value = 0,038 (p<0,05), yang berarti terdapat pengaruh pemberian preload cairan terhadap pencegahan hipotensi pasca anestesi spinal pada pasien sectio caesarea. Disimpulkan bahwa pemberian preload cairan efektif menurunkan penurunan tekanan darah setelah anestesi spinal sehingga dapat dijadikan salah satu tindakan pencegahan hipotensi pada pasien sectio caesarea.



