Jurnal Kesehatan Republik Indonesia
Pengetahuan Tentang Anemia Tidak Berhubungan Dengan Kepatuhan Konsumsi Tablet Tambah Darah pada Ibu Hamil
By Nur Alayli, Aditya Ari Herlambang, Lydia Fulansari and 2 others.
Abstract
Anemia pada kehamilan masih menjadi masalah kesehatan yang berdampak pada ibu dan janin, sedangkan keberhasilan suplementasi Tablet Tambah Darah (TTD) sangat dipengaruhi oleh kepatuhan konsumsi. Pengetahuan tentang anemia diperkirakan berperan dalam kepatuhan, tetapi hasil penelitian sebelumnya belum konsisten. Penelitian ini bertujuan menganalisis hubungan tingkat pengetahuan ibu hamil tentang anemia dengan kepatuhan konsumsi TTD. Penelitian kuantitatif analitik observasional dengan pendekatan cross-sectional dilakukan di wilayah kerja UPT Puskesmas Purnama, Pontianak Selatan, pada 30 Juli–9 Agustus 2026. Sebanyak 51 ibu hamil yang memenuhi kriteria penelitian diikutsertakan dengan total sampling. Pengetahuan diukur menggunakan kuesioner 16 butir, sedangkan kepatuhan dinilai menggunakan MARS-10 yang dimodifikasi. Analisis meliputi distribusi frekuensi, Fisher’s Exact Test dengan pendekatan Monte Carlo, dan korelasi Spearman. Sebanyak 50 responden (98,0%) memiliki pengetahuan baik dan 43 responden (84,3%) tergolong patuh. Fisher’s Exact Test menunjukkan p=0,149, sedangkan korelasi Spearman menghasilkan rₛ=-0,039; p=0,787. Tidak terdapat hubungan yang bermakna antara tingkat pengetahuan dan kepatuhan konsumsi TTD. Peningkatan kepatuhan perlu mempertimbangkan faktor lain seperti dukungan keluarga, persepsi manfaat dan hambatan, efek samping, serta strategi pengingat dan pendampingan.




