Jurnal Intelek Insan Cendikia
Penerapan Terapi Relaksasi Otot Progresif Terhadap Fatigue Pasien Diabetes Mellitus Tipe 2 Di Ruangan Kenanga I Rsud Arifin Achmad Provinsi Riau
By Hayatul Fadhilah, Sri Yanti, M. Zul’irfan and 1 others.
Abstract
Diabetes Mellitus (DM) tipe 2 merupakan penyakit kronis yang dapat menimbulkan berbagai masalah kesehatan, salah satunya fatigue atau keletihan. Fatigue dapat menyebabkan penurunan energi, kemampuan melakukan aktivitas, serta memengaruhi kualitas hidup pasien. Relaksasi otot progresif merupakan salah satu intervensi keperawatan nonfarmakologis yang dapat membantu mengurangi fatigue melalui proses relaksasi fisik dan psikologis. Penerapan ini bertujuan untuk mengetahui penerapan terapi relaksasi otot progresif terhadap fatigue pada pasien DM tipe 2 di Ruangan Kenanga I RSUD Arifin Achmad Provinsi Riau. Metode yang digunakan adalah deskriptif dengan pendekatan Evidence Based Practice Nursing (EBN) pada dua pasien DM tipe 2 dengan diagnosis keperawatan keletihan (D.0057). Tingkat fatigue diukur menggunakan Fatigue Assessment Scale (FAS) sebelum dan sesudah pemberian intervensi. Terapi relaksasi otot progresif diberikan selama tiga hari berturut-turut, satu kali sehari selama 15-20 menit. Hasil penerapan menunjukkan adanya penurunan skor fatigue pada kedua pasien. Pada Ny. M. S, skor FAS menurun dari 25 menjadi 21 dengan penurunan sebesar 4 poin, sedangkan pada Ny. S skor FAS menurun dari 23 menjadi 20 dengan penurunan sebesar 3 poin. Hasil tersebut menunjukkan bahwa terapi relaksasi otot progresif dapat membantu menurunkan tingkat fatigue pada pasien DM tipe 2. Terapi ini dapat digunakan sebagai salah satu intervensi keperawatan nonfarmakologis secara komplementer sesuai kondisi dan kebutuhan pasien.






