Jurnal Kesehatan Tambusai
Penatalaksanaan fisioterapi pada osteoarthritis genu dextra menggunakan transcutaneous electrical nerve stimulation (tens) dan terapi latihan otago : Laporan kasus
By Karina Cornelya Putri and Irawan Wibisono.
Abstract
Osteoarthritis genu merupakan salah satu gangguan muskuloskeletal degeneratif yang banyak dijumpai pada populasi usia lanjut dan menjadi penyebab utama nyeri, kekakuan sendi, keterbatasan lingkup gerak, penurunan kekuatan otot, serta berkurangnya kemampuan melakukan aktivitas sehari-hari. Kondisi tersebut memerlukan penatalaksanaan fisioterapi yang bertujuan mengurangi gejala klinis sekaligus meningkatkan fungsi pasien. Studi kasus ini bertujuan mendeskripsikan perubahan nyeri, lingkup gerak sendi, kekuatan otot, dan aktivitas fungsional setelah pemberian Transcutaneous Electrical Nerve Stimulation (TENS) dan Terapi Latihan Otago pada pasien dengan diagnosis osteoarthritis genu dextra. Penelitian menggunakan desain studi kasus pada satu orang pasien yang menjalani empat sesi fisioterapi. Intervensi terdiri atas aplikasi TENS dan Terapi Latihan Otago. Evaluasi dilakukan menggunakan Visual Analog Scale (VAS) untuk mengukur nyeri, goniometer untuk mengukur lingkup gerak sendi, Manual Muscle Testing (MMT) untuk menilai kekuatan otot, serta Western Ontario and McMaster Universities Osteoarthritis Index (WOMAC) untuk menilai kemampuan fungsional. Setelah empat kali intervensi, nyeri tekan menurun dari skor 2 menjadi 1, sedangkan nyeri gerak menurun dari skor 6 menjadi 3. Lingkup gerak sendi aktif meningkat dari S=0°–0°–130° menjadi S=0°–0°–135°, sementara lingkup gerak pasif tetap pada S=0°–0°–135°. Kekuatan otot fleksor meningkat dari nilai MMT 4 menjadi 5, sedangkan kekuatan otot ekstensor tetap pada nilai 5. Skor WOMAC menurun dari 28 menjadi 12 yang menunjukkan peningkatan kemampuan fungsional. Hasil studi ini menunjukkan bahwa kombinasi TENS dan Terapi Latihan Otago mendukung penurunan nyeri, peningkatan mobilitas sendi, peningkatan kekuatan otot fleksor, serta perbaikan aktivitas fungsional pada pasien dengan osteoarthritis genu dextra.







