Jurnal Kesehatan Tambusai
Hubungan kadar kolesterol total pada lansia dengan kadar sgpt sebagai indikasi penyakit hati di wilayah kerja pkm babakan
By Dia'ul Maesuroh, Erna Kristinawati and Ari Khusuma.
Abstract
Peningkatan kadar kolesterol total dan perubahan kadar Serum Glutamic Pyruvic Transaminase (SGPT) merupakan kondisi yang dapat ditemukan pada kelompok lanjut usia seiring dengan perubahan metabolisme lipid dan fungsi fisiologis tubuh. Namun, hubungan antara kadar kolesterol total dan SGPT pada lansia masih menunjukkan hasil yang berbeda berdasarkan karakteristik populasi dan kondisi metabolik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara kadar kolesterol total dengan kadar SGPT pada lansia di wilayah kerja Puskesmas Babakan. Penelitian ini menggunakan metode observasional analitik dengan desain cross-sectional. Sampel penelitian berjumlah 22 lansia yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Data yang digunakan merupakan data primer berupa hasil pemeriksaan kadar kolesterol total menggunakan metode Point-of-Care Testing (POCT) dan kadar SGPT menggunakan metode spektrofotometri enzimatik. Analisis data dilakukan menggunakan uji korelasi Pearson. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata kadar kolesterol total adalah 200,41 mg/dL, sedangkan rata-rata kadar SGPT adalah 12,68 U/L. Hasil uji korelasi Pearson menunjukkan nilai koefisien korelasi sebesar -0,096 dengan nilai p=0,670, yang menunjukkan bahwa tidak terdapat hubungan yang signifikan antara kadar kolesterol total dengan kadar SGPT pada lansia. Dengan demikian, kadar kolesterol total tidak menunjukkan hubungan yang signifikan dengan kadar SGPT pada lansia di wilayah kerja Puskesmas Babakan.





