Jurnal Kesehatan Tambusai
Hubungan partisipasi ibu dalam kegiatan posyandu terhadap perkembangan balita di wilayah puskesmas tideng pale
By Wina Ardila.
Abstract
Partisipasi ibu dalam kegiatan Posyandu merupakan salah satu faktor penting dalam pemantauan kesehatan dan perkembangan balita. Kunjungan Posyandu secara rutin memungkinkan dilakukannya pemantauan pertumbuhan, penilaian perkembangan, serta deteksi dini terhadap kemungkinan gangguan perkembangan anak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan partisipasi ibu dalam kegiatan Posyandu dengan perkembangan balita di wilayah Puskesmas Tideng Pale. Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif dengan pendekatan observasional analitik korelatif dan rancangan cross-sectional. Sampel penelitian berjumlah 149 ibu yang memiliki balita usia 12–59 bulan, yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling berdasarkan kriteria inklusi dan eksklusi. Pengumpulan data menggunakan kuesioner partisipasi ibu dan Kuesioner Pra Skrining Perkembangan (KPSP). Analisis data dilakukan menggunakan uji Chi-Square dengan tingkat kemaknaan p < 0,05. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 107 ibu (71,8%) tergolong aktif mengikuti kegiatan Posyandu, sedangkan 42 ibu (28,2%) tergolong tidak aktif. Sebanyak 112 balita (75,2%) memiliki perkembangan sesuai usia dan 37 balita (24,8%) berada dalam kategori meragukan. Analisis menunjukkan adanya hubungan yang signifikan antara partisipasi ibu dalam kegiatan Posyandu dengan perkembangan balita (p < 0,05). Disimpulkan bahwa partisipasi aktif ibu dalam kegiatan Posyandu berhubungan dengan perkembangan balita yang sesuai usia. Peningkatan edukasi dan pelayanan Posyandu diperlukan untuk mendukung pemantauan perkembangan anak secara optimal.




