Jurnal Kesehatan Tambusai
Gambaran kadar elektrolit natrium dan klorida pada penderita tuberkulosis paru di puskesmas sidomulyo kota samarinda
By Nurul Aulia, Dwi Setiyo Prihandono, Sulthon Abdul Aziz and 1 others.
Abstract
Tuberkulosis paru merupakan penyakit infeksi kronis yang dapat memengaruhi kondisi metabolisme tubuh, termasuk keseimbangan elektrolit. Gangguan kadar elektrolit, khususnya natrium (Na⁺) dan klorida (Cl⁻), dapat terjadi akibat proses infeksi, kondisi klinis, status gizi, serta keseimbangan cairan tubuh. Ketidakseimbangan elektrolit yang tidak terdeteksi dapat memengaruhi kondisi penderita selama menjalani pengobatan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran kadar elektrolit natrium (Na⁺) dan klorida (Cl⁻) pada penderita Tuberkulosis paru di Puskesmas Sidomulyo Kota Samarinda. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan observasional. Sampel penelitian berjumlah 30 penderita Tuberkulosis paru yang menjalani pemeriksaan di Puskesmas Sidomulyo Kota Samarinda pada Desember 2025. Pemeriksaan kadar natrium dan klorida dilakukan menggunakan metode Ion Selective Electrode (ISE) dengan sampel serum. Data dianalisis secara deskriptif dan disajikan dalam bentuk distribusi frekuensi dan persentase. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kadar natrium normal ditemukan pada 25 responden (83,3%), hiponatremia sebanyak 4 responden (13,3%), dan hipernatremia sebanyak 1 responden (3,3%). Kadar klorida normal ditemukan pada 29 responden (96,7%), sedangkan hipokloremia ditemukan pada 1 responden (3,3%) dan tidak ditemukan hiperkloremia. Simpulan penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar penderita Tuberkulosis paru memiliki kadar natrium dan klorida dalam batas normal.



