Journal of Innovative and Creativity
Hubungan Status Gizi Ibu Saat Hamil dan Usia Ibu Saat Hamil dengan Kejadian Stunting pada Balita Usia 24-59 Bulan di Wilayah Kerja UPT Puskesmas Rancakalong Kabupaten Sumedang Tahun 2026
By Siti Nurjulika, Iga Retia Mufti and Silva Dwi Rahmizani.
Abstract
Stunting masih menjadi salah satu permasalahan gizi kronis yang dapat menghambat pertumbuhan dan perkembangan anak serta berdampak pada kualitas sumber daya manusia. Kondisi gizi ibu selama kehamilan dan usia ibu ketika hamil merupakan beberapa faktor yang dapat berkaitan dengan kejadian stunting pada balita. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara status gizi ibu saat hamil dan usia ibu saat hamil dengan kejadian stunting pada balita usia 24-59 bulan di Wilayah Kerja UPT Puskesmas Rancakalong Kabupaten Sumedang Tahun 2026. Penelitian ini merupakan penelitian analitik observasional dengan rancangan case-control. Jumlah sampel sebanyak 116 responden yang terdiri dari 58 kelompok kasus dan 58 kelompok kontrol dengan teknik pengambilan sampel purposive sampling. Data penelitian bersumber dari Buku KIA dan register Puskesmas, kemudian dianalisis menggunakan uji Chi-Square dengan tingkat kemaknaan α = 0,05. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kejadian Kekurangan Energi Kronis (KEK) pada ibu selama kehamilan lebih banyak ditemukan pada kelompok balita stunting. Hasil analisis menunjukkan adanya hubungan yang bermakna antara status gizi ibu saat hamil dengan kejadian stunting (p = 0,002; OR = 4,561; 95% CI = 1,672-12,444). Sementara itu, usia ibu saat hamil tidak menunjukkan hubungan yang bermakna dengan kejadian stunting (p = 0,082). Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa status gizi ibu saat hamil memiliki hubungan yang bermakna dengan kejadian stunting pada balita usia 24-59 bulan di Wilayah Kerja UPT Puskesmas Rancakalong Kabupaten Sumedang Tahun 2026. Sebaliknya, tidak ditemukan hubungan yang bermakna antara usia ibu saat hamil dengan kejadian stunting pada balita usia 24-59 bulan di wilayah penelitian.




