Jurnal Kesehatan Tambusai
Hubungan kepatuhan penggunaan brace skoliosis dengan perubahan sudut cobb pada remaja putri dengan adolescent idiopathic scoliosis : Studi kohort retrospektif
By Gatot Sunarto and Ellysa Okky Gusma.
Abstract
Adolescent Idiopathic Scoliosis (AIS) merupakan deformitas tiga dimensi tulang belakang yang berkembang selama masa pertumbuhan dan berisiko mengalami progresi kurva. Brace merupakan terapi konservatif utama, tetapi keberhasilannya dipengaruhi oleh kepatuhan pemakaian. Bukti mengenai hubungan kepatuhan brace dengan perubahan sudut Cobb pada layanan ortotik prostetik di Indonesia masih terbatas. Penelitian ini bertujuan menganalisis hubungan kepatuhan penggunaan scoliosis brace dengan perubahan sudut Cobb pada remaja putri dengan AIS di Praktik Mandiri Ortotik Prostetik X Mojokerto. Penelitian menggunakan desain kohort retrospektif dengan total sampling terhadap rekam medis pasien yang memulai terapi brace pada Januari–Desember 2025 dan menjalani terapi minimal enam bulan hingga April 2026. Sebanyak 56 pasien memenuhi kriteria. Data dianalisis menggunakan uji Wilcoxon signed-rank, korelasi Spearman, Mann-Whitney U, dan regresi linier multivariat. Rerata durasi penggunaan brace sebesar 12,75 ± 3,05 jam/hari. Sudut Cobb menurun dari 34,16 ± 5,45° menjadi 24,16 ± 4,12°, dengan perubahan 9,98 ± 3,35° (p < 0,001). Durasi penggunaan brace berkorelasi positif kuat dengan perubahan sudut Cobb (rₛ = 0,660; p < 0,001). Kepatuhan tinggi (≥14 jam/hari) menghasilkan perubahan lebih besar dibandingkan kepatuhan rendah (11,68 ± 3,03° vs. 8,29 ± 2,96°; p < 0,001). Analisis multivariat menunjukkan hubungan independen setelah penyesuaian (adjusted R² = 0,626). Kepatuhan brace berhubungan dengan perubahan sudut Cobb.




