Jurnal Kesehatan Tambusai
Pengaruh edukasi kesehatan terhadap kepatuhan minum obat pasien hipertensi
By Dina Savitri Asco and Apriyani Puji Hastuti.
Abstract
Hipertensi merupakan penyakit tidak menular yang menjadi masalah kesehatan global dan berkontribusi terhadap tingginya angka morbiditas serta mortalitas akibat komplikasi seperti stroke, penyakit jantung koroner, dan gagal ginjal kronis. Rendahnya kepatuhan minum obat masih menjadi salah satu hambatan utama dalam pengendalian hipertensi sehingga diperlukan upaya untuk meningkatkan kesadaran dan perilaku pasien dalam menjalani terapi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh edukasi kesehatan terhadap kepatuhan minum obat pada pasien hipertensi di Ruang Poli Penyakit Dalam RS TK II Marthen Indey Jayapura. Penelitian menggunakan desain pre-experimental dengan pendekatan one group pre-test and post-test design. Sampel penelitian berjumlah 50 responden yang dipilih menggunakan teknik total sampling. Pengumpulan data dilakukan menggunakan kuesioner Morisky Medication Adherence Scale (MMAS) sebelum dan sesudah pemberian edukasi kesehatan. Analisis data dilakukan menggunakan uji paired sample t-test dengan tingkat signifikansi α = 0,05. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata kepatuhan minum obat meningkat dari 1,60 pada saat pre-test menjadi 1,82 pada saat post-test, dengan selisih rata-rata sebesar 0,220. Hasil uji statistik menunjukkan nilai signifikansi sebesar 0,033 (p < 0,05), yang berarti terdapat pengaruh edukasi kesehatan terhadap kepatuhan minum obat pasien hipertensi. Edukasi kesehatan terbukti efektif dalam meningkatkan pengetahuan, kesadaran, dan perilaku pasien untuk menjalani terapi secara teratur. Disimpulkan bahwa edukasi kesehatan berpengaruh signifikan terhadap peningkatan kepatuhan minum obat pada pasien hipertensi dan dapat menjadi salah satu strategi dalam menjaga kestabilan tekanan darah serta mencegah terjadinya komplikasi jangka panjang.




