Jurnal Kesehatan Tambusai
Strategi penguatan layanan kesehatan primer untuk akselerasi eliminasi tuberkulosis di kota bandar lampung
By Reni Marita Sudemi.
Abstract
Tuberkulosis (TB) masih menjadi salah satu permasalahan kesehatan masyarakat utama karena tingginya beban penyakit dan berbagai tantangan dalam mencapai target eliminasi TB tahun 2030. Kajian ini bertujuan menganalisis strategi penguatan layanan kesehatan primer dalam mempercepat eliminasi TB di Kota Bandar Lampung. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus untuk menggali pelaksanaan program pengendalian TB pada fasilitas pelayanan kesehatan tingkat pertama. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi, dan telaah dokumen dengan pemilihan informan secara purposive sampling, yang melibatkan pengelola program TB, tenaga kesehatan puskesmas, kader kesehatan, pemangku kebijakan, dan pasien TB. Analisis data dilakukan secara tematik melalui proses reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan lima aspek utama yang memengaruhi keberhasilan eliminasi TB, yaitu rendahnya penemuan kasus secara aktif, kepatuhan pengobatan yang belum optimal, stigma terhadap pasien TB, keterbatasan kapasitas sumber daya manusia kesehatan, serta belum optimalnya integrasi program dan kolaborasi lintas sektor. Penguatan layanan kesehatan primer menjadi strategi penting melalui peningkatan deteksi dini, Active Case Finding, investigasi kontak, edukasi masyarakat, pendampingan pasien, dan penguatan koordinasi lintas sektor. Pendekatan ini perlu didukung penguatan surveilans berbasis data, pemanfaatan jejaring kader, peningkatan kualitas pencatatan dan pelaporan, serta monitoring berkala agar intervensi dapat diarahkan pada kelompok berisiko dan wilayah dengan beban kasus tinggi di tingkat lokal. Strategi berkelanjutan diperlukan untuk meningkatkan efektivitas pengendalian TB menuju eliminasi TB di Kota Bandar Lampung.



