Jurnal Kesehatan Tambusai
Cutaneous manifestations of physical violence : A narrative review
By Fathi Rafif Naryama, Lisra Naila Mangendara, Sofia Najia and 10 others.
Abstract
Kekerasan fisik merupakan masalah kesehatan yang dapat menimbulkan berbagai bentuk cedera, termasuk manifestasi pada kulit yang dapat ditemukan sejak pemeriksaan awal korban. Temuan kulit dapat memberikan informasi mengenai jenis dan pola cedera, kemungkinan mekanisme trauma, serta adanya cedera berulang, tetapi interpretasinya dapat menjadi sulit karena beberapa kondisi medis dan trauma tidak disengaja dapat memberikan gambaran yang serupa. Narrative review ini bertujuan untuk membahas berbagai manifestasi kulit akibat kekerasan fisik berdasarkan karakteristik klinis, distribusi anatomis, mekanisme cedera, pemeriksaan, dokumentasi, dan aspek medikolegal. Penelusuran literatur dilakukan melalui PubMed/MEDLINE dan Google Scholar pada September 2025 hingga Mei 2026 menggunakan kata kunci yang berkaitan dengan physical violence, physical abuse, cutaneous manifestations, skin lesions, bruising, abrasion, laceration, burn, bite marks, dan forensic medicine. Literatur yang relevan dianalisis secara deskriptif dan disintesis secara naratif berdasarkan jenis cedera dan karakteristiknya. Hasil telaah menunjukkan bahwa manifestasi kulit meliputi memar, abrasi, laserasi, luka bakar, bekas gigitan, ekskoriasi, alopesia traumatik, purpura, dan jaringan parut. Memar merupakan salah satu temuan yang paling sering dilaporkan, terutama pada anak, dengan lokasi, jumlah, bentuk, dan pola tertentu yang dapat meningkatkan kecurigaan terhadap kekerasan.




