Jurnal Kesehatan Tambusai
Penyusunan rekomendasi penurunan kematian ibu berdasarkan analisis collaborative public management
By Sheila Nurhaliza Zulfa and Syafiqah Syafiqah.
Abstract
Kematian ibu merupakan indikator yang menunjukkan kualitas kesehatan di suatu negara. Kematian ibu di Indonesia tahun 2023 mencapai 4.129 kasus pada tahun 2023 atau 94,37 per 100.000 KH. Jumlah tersebut meningkat dibandingkan jumlah kematian tahun sebelumnya sebanyak 4.005 kasus. Peningkatan ini masih perlu diperhatikan agar tidak terus mengalami kenaikan. Tujuan penelitian ini adalah menyusun rekomendasi dalam upaya penurunan jumlah kematian ibu di Kabupaten Lamongan. Metode yang digunakan yaitu observasional analitik dengan rancang bangun cross sectional. Besar sampel adalah 28 wilayah kerja puskesmas yang diambil dengan cara simple random sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengaruh collaborative public management terhadap jumlah kematian ibu memiliki pengaruh signifikan p-value 0,009 dan β 0,976. Pada uji statistik, sub variabel member selection memiliki pengaruh signifikan dengan nilai p-value 0,022 dan β 0,891. Selain itu perceived legitimacy juga memilik pengaruh signifikan dengan nilai p-value 0,007 dan β 0,800. Kesimpulan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan antara collaborative public management terhadap jumlah kematian ibu di Kabupaten Lamongan. Rekomendasi yang disarankan adalah membuat Memorandum of Understanding (MoU) dan Surat Keputusan (SK) terkait program kolaboratif lintas sektor. Memberi pelatihan kader terkait pencatatan dan pelaporan, refreshing ilmu, prioritas anggaran dana Bantuan Operasional Kesehatan (BOK) dan dana desa bagi program penurunan jumlah kematian ibu, pertemuan koordinasi antar sektor pemerintah dan publik setiap semester dan kegiatan yang dilakukan oleh organisasi masyarakat harus dilaporkan.




