Jurnal Kesehatan Tambusai
Evaluasi kepatuhan terapi tuberkulosis (TB) menggunakan mpr di puskesmas maro sebo ilir
By Rayhan Habil, Muhammad Bintang and Helman Kurniadi.
Abstract
Tuberkulosis (TB) merupakan penyakit infeksi menular yang memerlukan pengobatan jangka panjang, sehingga kepatuhan pasien menjadi faktor kunci keberhasilan terapi dan pencegahan resistensi obat. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi tingkat kepatuhan terapi Tuberkulosis (TB) menggunakan metode Medication Possession Ratio (MPR) berdasarkan data refill obat di Puskesmas Maro Sebo Ilir. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif deskriptif dengan pendekatan retrospektif. Populasi penelitian adalah seluruh pasien TB kategori I periode 2024–2025. Pengambilan sampel dilakukan menggunakan teknik consecutive sampling berdasarkan kriteria inklusi dan eksklusi, sehingga diperoleh sampel akhir sebanyak 41 pasien dari 43 data awal. Variabel yang diukur adalah tingkat kepatuhan terapi berdasarkan nilai MPR yang dihitung dari perbandingan total hari persediaan obat yang diterima pasien dengan total hari periode pengobatan (168 hari). Pengumpulan data dilakukan menggunakan data sekunder dari rekam medis dan catatan pengambilan Obat Anti Tuberkulosis (OAT). Data dianalisis secara deskriptif menggunakan distribusi frekuensi dan persentase. Hasil penelitian menunjukkan bahwa seluruh pasien memperoleh persediaan OAT secara lengkap selama 168 hari pengobatan, sehingga seluruh pasien (100%) memiliki nilai MPR sebesar 100%. Berdasarkan kriteria MPR ≥80%, sebanyak 41 pasien (100%) dikategorikan patuh dan tidak ada pasien yang tidak patuh (0%). Kesimpulan penelitian ini menunjukkan bahwa tingkat kepatuhan terapi pasien TB kategori I berdasarkan data refill obat di Puskesmas Maro Sebo Ilir tergolong sangat tinggi.



