Indo Green Journal
Analisis Faktor Risiko Kejadian Tuberkulosis Paru di UPTD Puskesmas Tanjung Agung Kabupaten Muara Enim
By Yunita Eka Sari, Arie Wahyudi and Chairil Zaman.
Abstract
Tuberkulosis (TB) paru masih menjadi masalah kesehatan masyarakat yang serius di Indonesia. Berdasarkan WHO Global TB Report, Indonesia menempati peringkat kedua dunia dengan sekitar 1,09 juta kasus TB per tahun. Di Kabupaten Muara Enim, kasus TB paru di Puskesmas Tanjung Agung menunjukkan tren peningkatan dari 119 kasus (2023), 95 kasus (2024), hingga 147 kasus (2025). Tujuan: Menganalisis faktor risiko yang berhubungan dengan kejadian tuberkulosis paru di UPTD Puskesmas Tanjung Agung Kabupaten Muara Enim Tahun 2026. Metode: Penelitian kuantitatif dengan desain cross-sectional. Penelitian dilaksankan pada tanggal 2-19 Mei 2026 dengan populasi berjumlah 673 pasien dengan sampel 87 responden menggunakan purposive sampling. Analisis data menggunakan uji chi-square (bivariat) dan regresi logistik berganda (multivariat). Hasil: Terdapat hubungan signifikan antara umur (p=0,02; OR=2,59), jenis kelamin (p=0,00; OR=4,80), pengetahuan (p=0,00; OR=24,28), dan riwayat kontak (p=0,01; OR=3,30) dengan kejadian TB paru. Variabel yang paling dominan adalah pengetahuan dengan OR=24,28 (95% CI: 5,25-112,29). Kesimpulan: Pengetahuan merupakan faktor risiko paling dominan terhadap kejadian TB paru. Puskesmas perlu meningkatkan edukasi kesehatan melalui berbagai media informasi secara terjadwal.



