Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara
Pemanfaatan Data JKN dan Sistem Informasi Geografis untuk Penguatan Informasi Kesehatan di Kota Samarinda
By Lia Kurniasari, Aisyah Zahra and Hairunnisa Ulfia.
Abstract
Kegiatan ini dilatarbelakangi oleh kebutuhan BPJS Kesehatan Cabang Samarinda sebagai mitra dalam memanfaatkan data pelayanan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) agar dapat disajikan secara lebih informatif berdasarkan aspek wilayah. Data pelayanan yang bersumber dari 26 puskesmas masih tersedia dalam bentuk tabular sehingga persebaran fasilitas dan distribusi kasus Influenza/ISPA belum tergambarkan secara visual. Kegiatan ini bertujuan mengolah data sekunder JKN menjadi informasi spasial menggunakan Sistem Informasi Geografis (GIS). Metode kegiatan meliputi pengumpulan dan pengolahan data berdasarkan lokasi puskesmas, periode pelayanan, kelompok usia, jenis kelamin, dan diagnosis, kemudian divisualisasikan dalam bentuk peta, tabel, dan grafik. Hasil pengolahan data tahun 2025–2026 menunjukkan 137.241 kasus Influenza/ISPA dari 26 puskesmas. Jumlah tertinggi tercatat di Puskesmas Trauma Center sebanyak 9.399 kasus dan terendah di Puskesmas Bantuas sebanyak 1.716 kasus. Berdasarkan usia, kelompok anak memiliki proporsi tertinggi sebesar 45,6%, diikuti dewasa 32,9%, remaja 14,4%, dan lansia 7,2%, dengan total 100,1% akibat pembulatan. Berdasarkan jenis kelamin, perempuan sebesar 52,8% dan laki-laki sebesar 47,2%. Luaran kegiatan berupa peta persebaran 26 puskesmas dan informasi distribusi kasus Influenza/ISPA berdasarkan wilayah yang dapat digunakan sebagai informasi pendukung monitoring dan analisis pelayanan oleh mitra. Evaluasi kegiatan terbatas pada tersedianya luaran informasi spasial dan tidak mengukur perubahan pengetahuan, keterampilan, atau kepuasan mitra.



