Indo Green Journal
Analisis Kepatuhan Minum Obat Diabetes Melitus Tipe 2 di Puskesmas Perangai Kabupaten Lahat
By Eka Agustin, Ali Harokan and Chairil Zaman.
Abstract
Diabetes melitus (DM) tipe 2 merupakan masalah kesehatan global dengan prevalensi yang terus meningkat. Rendahnya kepatuhan minum obat menjadi salah satu faktor utama yang menyebabkan tidak terkontrolnya kadar glukosa darah dan meningkatnya risiko komplikasi. Penelitian ini bertujuan menganalisis kepatuhan minum obat DM tipe 2 dan faktor-faktor yang berhubungan di Puskesmas Perangai Kabupaten Lahat Tahun 2026. Penelitian menggunakan desain cross-sectional dengan pendekatan survei analitik. Sampel berjumlah 100 responden dipilih melalui purposive sampling dengan rumus Slovin dari populasi 2.666 pasien DM. Pengumpulan data dilakukan menggunakan kuesioner MMAS-8 dan kuesioner terstruktur. Analisis data menggunakan uji chi-square dan regresi logistik multivariat. Sebanyak 35% responden patuh minum obat dan 65% tidak patuh. Terdapat hubungan yang signifikan antara pendidikan (p=0,005; OR=3,81), sosial ekonomi (p=0,04; OR=3,26), dan peran petugas kesehatan (p=0,002; OR=9,65) dengan kepatuhan minum obat DM tipe 2. Tidak terdapat hubungan signifikan antara usia, jenis kelamin, dan dukungan keluarga. Variabel yang paling dominan adalah peran petugas kesehatan (p=0,00; OR=9,65). Peran petugas kesehatan merupakan faktor paling dominan dalam menentukan kepatuhan minum obat DM tipe 2. Puskesmas perlu meningkatkan edukasi dan konseling kepada pasien secara berkelanjutan.






