Jurnal Akta Trimedika
Korelasi antara kadar low-density lipoprotein dan sgpt pada dewasa: Studi potong lintang
By Rizka Octavia Santoso and Ronald Irwanto Natadidjaja.
Abstract
ABSTRAK LATAR BELAKANG Low-density lipoprotein (LDL) merupakan komponen utama profil lipid yang berperan dalam proses aterosklerosis, sedangkan serum glutamic piruvic transaminase (SGPT) adalah enzim hati yang mencerminkan adanya kerusakan hepatoseluler. Beberapa penelitian menunjukkan adanya hubungan antara dislipidemia dan peningkatan enzim hati, namun hasilnya masih inkonsisten. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara kadar LDL dan SGPT pada orang dewasa. METODE Penelitian ini merupakan studi analitik observasional dengan desain potong lintang (cross-sectional) menggunakan data sekunder rekam medis pasien yang menjalani medical check-up di RSUD Budhi Asih Jakarta Timur periode Maret 2024–Maret 2025. Pengambilan sampel dilakukan secara simple random sampling dengan jumlah subjek sebanyak 98 orang dewasa. Analisis data dilakukan menggunakan uji korelasi Spearman dengan tingkat kemaknaan p < 0,05. HASIL Median usia subjek adalah 49,50 tahun dan sebagian besar berjenis kelamin perempuan (64,3%). Median kadar LDL adalah 113,50 mg/dL dan median kadar SGPT sebesar 17,50 U/L. Uji korelasi Spearman menunjukkan nilai koefisien korelasi (r) sebesar 0,013 dengan nilai p = 0,896, yang menandakan tidak terdapat hubungan yang bermakna secara statistik antara kadar LDL dan SGPT. KESIMPULAN Tidak terdapat hubungan yang signifikan antara kadar LDL dan SGPT pada orang dewasa. Hal ini menunjukkan bahwa kadar LDL bukan determinan langsung peningkatan SGPT, sehingga evaluasi fungsi hati perlu mempertimbangkan faktor metabolik lain seperti obesitas, resistensi insulin, dan non-alcoholic fatty liver disease.





