Jurnal Medical Profession
Malignant cerebral infark dengan tindakan decompressive craniectomy: Laporan kasus: Malignant cerebral infarction with decompressive craniectomy: A case report
Por Fakhriah M. Samiun, Muhammmad Mundzir Amining, Eva Yunita y 5 más.
Contenido en inglés
Resumen
Latar Belakang: Mortalitas yang tinggi pada stroke iskemik sering kali berkaitan dengan perkembangan edema serebri progresif, peningkatan tekanan intrakranial, dan herniasi serebri. Kondisi ini dikenal sebagai malignant cerebral infarction, yang ditandai oleh perburukan neurologis yang cepat dan prognosis yang buruk, terutama pada pasien dengan infark serebri luas. Laporan Kasus: Seorang laki-laki berusia 58 tahun dirujuk ke RSUD Undata dengan keluhan penurunan kesadaran setelah mengalami kelemahan ekstremitas kiri selama dua minggu. Pemeriksaan CT scan kepala menunjukkan infark akut luas frontotemporoparietal sinistra sesuai teritori arteri cerebri media, disertai edema serebri dan herniasi subfalsin minimal ke kanan. Pasien didiagnosis sebagai malignant cerebral infarction dan menjalani tindakan decompressive craniectomy namun akhirnya meninggal selama perawatan. Kesimpulan: Perjalanan kasus ini menegaskan bahwa keterlambatan pengenalan gejala stroke dapat berujung pada malignant cerebral infarction dengan prognosis yang buruk. Kematian pasien dapat terjadi meskipun telah mendapatkan tindakan dekompresi, ini menunjukkan bahwa keberhasilan tata laksana tidak hanya ditentukan oleh intervensi bedah, tetapi juga oleh waktu diagnosis dan penanganan pada fase awal stroke.



