JURNAL AKADEMIK PENGABDIAN MASYARAKAT
Mindset orang tua tentang status gizi ibu hamil dan balita dalam pelaksanaan program pemberian makanan tambahan (pmt)
By Cendy Atiqoh Zumma, Muhammad Arviazka Gunawan, Muhammad Jawad Attaqy and 2 others.
Abstract
Abstract Nutritional problems in pregnant women and toddlers remain a serious challenge in Indonesia. This study aims to examine the influence of parental mindset on the nutritional status of pregnant women and toddlers, and to evaluate the effectiveness of Supplementary Feeding Programs (PMT) as an intervention. A descriptive qualitative approach was employed across 9 hamlets with 350 recipients of the Free Nutritious Meal (MBG) program. Results indicate that erroneous mindsets such as "if the mother is thin, the child will certainly be thin" persist in the community and contribute to inadequate nutritional efforts. The PMT program integrated with nutrition education has proven effective in changing community perceptions and improving nutritional status among target groups including pregnant women, adolescents, the elderly, and infants. In conclusion, changing parental mindset is key to the success of nutritional intervention programs. Keywords: malnutrition, pregnant women, toddlers, parental mindset, supplementary feeding Abstrak Masalah gizi pada ibu hamil dan balita masih menjadi tantangan serius di Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh pola pikir (mindset) orang tua terhadap status gizi ibu hamil dan balita, serta mengevaluasi efektivitas program Pemberian Makanan Tambahan (PMT) sebagai upaya intervensi. Metode yang digunakan adalah studi deskriptif dengan pendekatan kualitatif di 9 dusun dengan total 350 penerima program Makan Bergizi Gratis (MBG). Hasil penelitian menunjukkan bahwa mindset keliru seperti "kalau ibunya kurus, anaknya pasti kurus" masih mengakar di masyarakat dan berkontribusi terhadap rendahnya upaya pemenuhan gizi. Program PMT yang terintegrasi dengan edukasi gizi terbukti mampu mengubah persepsi masyarakat dan meningkatkan status gizi sasaran, meliputi ibu hamil, remaja, lansia, dan bayi. Kesimpulannya, perubahan mindset orang tua merupakan kunci keberhasilan program intervensi gizi. Kata kunci: kurang gizi, ibu hamil, balita, mindset orang tua, pemberian makanan tambahan.



