Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara
Penerapan Terapi Relaksasi Benson untuk Mengatasi Kecemasan Pasien Ca Mammae yang Menjalani Kemoterapi di Ruangan DahliaRSUD Arifin Achmad Provinsi Riau
By Zahratul Mayza, Sri Yanti, Angga Arfina and 1 others.
Abstract
Salah satu penanganan Ca Mammae yang banyak digunakan adalah kemoterapi berupa pengobatan sitotoksik yang menghancurkan sel kanker yang tumbuh cepat. Ansietas sering dialami pasien Ca Mammae akibat ketakutan terhadap prosedur dan efek samping kemoterapi serta kekhawatiran terhadap perubahan hidup yang ditimbulkan oleh penyakitnya. Metode pengelolaan ansietas secara nonfarmakologis diantaranya dengan terapi relaksasi benson. Penerapan Evidence Based Practice Nursing (EBN) menggunakan metode studi kasus dengan 2 pasien Ca Mammae yang menjalani kemoterapi dengan masalah keperawatan ansietas. Terapi diberikan 1 kali sehari selama 2 hari berturut-turut dengan masing-masing 10 menit per sesi. Tingkat ansietas diukur sebelum dan sesudah intervensi menggunakan kuesioner Zung Self-Rating Anxiety Scale (ZSAS), serta evaluasi berdasarkan indikator luaran yaitu, verbalisasi kebingungan, verbalisasi khawatir akibat kondisi yang dihadapi, perilaku gelisah, perilaku tegang, keluhan pusing dan pucat. Hasil penerapan menunjukkan bahwa sebelum diberikan intervensi tingkat ansietas Ny.N yaitu 61 (kecemasan sedang) dan Ny. E yaitu 65 (kecemasan sedang), kemudian setelah dilakukan intervensi tingkat ansietas Nn. E menurun menjadi 27 (tidak cemas) dan Ny.E menurun menjadi 33 (tidak cemas). Kesimpulan yang didapat dari kedua pasien bahwa penerapan terapi relaksasi benson mampu menurunkan tingkat ansietas pada pasien Ca Mammae yang menjalani kemoterapi. Rekomendasi dari hasil penerapan ini yaitu memperhatikan faktor yang mempengaruhi hasil akhir penerapan, salah satunya seperti mengontrol lingkungan sekitar pasien tetap kondusif.



