Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara
Penerapan Progressive Muscle Relaxation Therapy pada Pasien Resiko Perilaku Kekerasan di Rsj Tampan Provinsi Riau
By Indriyanti Marsaulina Br Nababan, Rina Herniyanti, Yeni Devita and 1 others.
Abstract
Risiko perilaku kekerasan merupakan salah satu masalah keperawatan jiwa yang paling sering ditemukan pada pasien skizofrenia, ditandai dengan hilangnya kendali perilaku yang dapat membahayakan diri sendiri, orang lain, maupun lingkungan. Data World Health Organization mencatat lebih dari 50% pasien dengan perilaku kekerasan tidak mendapatkan penanganan yang memadai, sementara survei awal di Ruangan Siak RSJ Tampan Provinsi Riau menunjukkan risiko perilaku kekerasan sebagai kasus terbanyak. Salah satu intervensi nonfarmakologi yang direkomendasikan adalah Progressive Muscle Relaxation Therapy, yaitu teknik relaksasi melalui pengencangan dan pengenduran otot secara sistematis untuk menurunkan ketegangan fisik dan psikologis. Penulisan menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan studi kasus pada dua partisipan berinisial Nn. W dan Ny. S di Ruang Siak RSJ Tampan. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, dan pemeriksaan fisik, dengan instrumen lembar observasi 10 tanda dan gejala risiko perilaku kekerasan. Intervensi diberikan selama 5 hari berturut-turut, 20–30 menit per sesi, dikombinasikan dengan Strategi Pelaksanaan 1–5. Hasil menunjukkan penurunan tanda dan gejala pada Nn. W dari 5 menjadi 2, dan pada Ny. S dari 7 menjadi 3. Disimpulkan bahwa PMRT efektif menurunkan tanda dan gejala risiko perilaku kekerasan, dipengaruhi pula oleh faktor dukungan keluarga.





