Jurnal Kesehatan Tambusai
Pengaruh tingkat pengetahuan ibu terhadap praktik pencegahan dan kejadian pneumonia pada anak balita di wilayah kerja puskesmas sawan i
By Ni Komang Kelvin Hermayani, Mochamad Heri and Nuur Fadhilah.
Abstract
Pneumonia masih menjadi masalah kesehatan serius pada anak balita di negara berkembang, termasuk Indonesia, dengan kasus di Puskesmas Sawan I mencapai 34 anak balita periode April–September 2025. Pengetahuan ibu berperan penting dalam menentukan praktik pencegahan dan menurunkan risiko kejadian pneumonia pada balita. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh tingkat pengetahuan ibu terhadap praktik pencegahan dan kejadian pneumonia pada anak balita di wilayah kerja Puskesmas Sawan I. Desain penelitian yang digunakan adalah Pre-experimental dengan rancangan One-Group Pre-Post Test menggunakan teknik total sampling terhadap 34 responden, dilaksanakan selama empat minggu pada 18 Desember 2025 hingga 19 Januari 2026. Intervensi berupa edukasi kesehatan diberikan kepada responden, kemudian data dianalisis menggunakan uji Wilcoxon untuk melihat perbedaan sebelum dan sesudah intervensi. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan pengetahuan ibu kategori baik dari 5,9% (pre-test) menjadi 58,8% (post-test), praktik pencegahan baik meningkat dari 23,5% menjadi 82,4%, dan balita tanpa gejala pneumonia meningkat dari 38,2% menjadi 82,4%. Hasil uji Wilcoxon menunjukkan nilai Asymp. Sig. (2-tailed) sebesar 0,001 pada ketiga variabel (p<0,05), sehingga H0 ditolak dan Ha diterima. Disimpulkan terdapat pengaruh signifikan tingkat pengetahuan ibu terhadap praktik pencegahan dan kejadian pneumonia pada anak balita. Edukasi kesehatan terstruktur dan berkelanjutan di puskesmas dan posyandu perlu terus diintegrasikan sebagai bagian dari asuhan keperawatan profesional, sehingga dapat meningkatkan kesadaran keluarga dan masyarakat secara berkelanjutan dalam upaya preventif berbasis keluarga.




