Jurnal Kesehatan Tambusai
Pengaruh massage effleurage abdomen terhadap skala nyeri dismenore primer pada remaja di smp n 1 langgam kabupaten pelalawan
By Siti Gelda Fafita Van Putri, Rifa Rahmi and Rizka Mardiya.
Abstract
Dismenore primer merupakan nyeri haid yang sering dialami oleh remaja putri dan dapat mengganggu aktivitas sehari-hari maupun proses belajar di sekolah. Salah satu terapi nonfarmakologis yang dapat digunakan untuk mengurangi nyeri adalah massage effleurage abdomen. Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh massage effleurage abdomen terhadap skala nyeri dismenore primer pada remaja di SMP N 1 Langgam Kabupaten Pelalawan. Penelitian ini menggunakan desain pre-experimental dengan rancangan one group pretest-posttest. Populasi penelitian adalah seluruh siswi kelas VII dan VIII SMP N 1 Langgam sebanyak 73 orang. Sampel dipilih menggunakan teknik purposive sampling sesuai kriteria inklusi. Instrumen penelitian menggunakan lembar observasi skala nyeri Numerical Rating Scale (NRS) dan SOP massage effleurage abdomen. Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat menggunakan uji Wilcoxon Signed Rank Test dengan tingkat kepercayaan 95%. Hasil penelitian menunjukkan rata-rata skala nyeri sebelum diberikan massage effleurage abdomen berada pada kategori nyeri sedang hingga berat, sedangkan setelah intervensi terjadi penurunan menjadi kategori nyeri ringan hingga sedang. Hasil uji Wilcoxon menunjukkan nilai p-value = 0,000 (α < 0,05), yang berarti terdapat pengaruh signifikan massage effleurage abdomen terhadap penurunan skala nyeri dismenore primer pada remaja. Disimpulkan bahwa massage effleurage abdomen efektif menurunkan nyeri dismenore primer dan dapat diterapkan sebagai terapi nonfarmakologis di lingkungan sekolah melalui pelayanan Usaha Kesehatan Sekolah (UKS).





