Jurnal Kesehatan Tambusai
Pengaruh pemberian kombinasi teknik relaksasi napas dalam dan aromaterapi lavender terhadap penurunan intensitas dismenore pada remaja putri di smk negeri 1 sarjo
By Amia Armita, Waode Fitrah Sari and Mohamad Fikriyanto H. Kilo.
Abstract
Dismenore atau nyeri haid merupakan masalah umum pada remaja putri yang dapat mengganggu aktivitas belajar. Kombinasi teknik relaksasi napas dalam dan aromaterapi lavender merupakan salah satu alternatif terapi non-farmakologis yang dapat membantu menurunkan intensitas dismenore. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui pengaruh pemberian kombinasi teknik relaksasi napas dalam dan aromaterapi lavender terhadap intensitas dismenore pada remaja putri di SMK Negeri 1 Sarjo. Penelitian kuantitatif ini menggunakan desain pre-experimental dengan rancangan one-group pretest-posttest. Populasi penelitian terdiri atas 44 remaja putri kelas X dan XI di SMK Negeri 1 Sarjo, dengan sampel sebanyak 10 responden yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling, yaitu pemilihan responden berdasarkan kriteria inklusi dan eksklusi yang telah ditetapkan oleh peneliti. Intensitas dismenore diukur menggunakan lembar observasi Numeric Rating Scale (NRS) sebelum dan sesudah intervensi. Data dianalisis menggunakan uji paired sample t-test. Hasil penelitian menunjukkan pretest intervensi dismenore 6 siswi (60%) mengalami nyeri ringan dan 4 siswi (40%) mengalami nyeri sedang, posttest menunjukkan 2 siswi (20%) tidak nyeri, 7 siswi (70%) nyeri ringan dan 1 siswi (10%) nyeri sedang. Dari hasil uji statistik paired sample t-test didapatkan nilai p-value = 0,000 (p < 0,05). Terdapat pengaruh pemberian kombinasi teknik relaksasi napas dalam dan aromaterapi lavender terhadap penurunan intensitas dismenore pada remaja putri di SMK Negeri 1 Sarjo.





