Jurnal Kesehatan Tambusai
Hubungan paritas dan ketuban pecah dini dengan kejadian partus lama di rumah sakit siaga medika kabupaten purbalingga
By Tuti Priyani and Ikhwan Mu’minah.
Abstract
Partus lama merupakan salah satu komplikasi persalinan yang dapat meningkatkan risiko morbiditas dan mortalitas ibu serta bayi. Kejadian ini dipengaruhi oleh berbagai faktor, termasuk paritas dan ketuban pecah dini (KPD). Identifikasi faktor yang berhubungan dengan partus lama diperlukan sebagai dasar peningkatan kualitas pelayanan kebidanan dan pencegahan komplikasi persalinan. Penelitian ini bertujuan menganalisis hubungan paritas dan KPD dengan kejadian partus lama pada ibu bersalin di RSU Siaga Medika Kabupaten Purbalingga tahun 2025. Penelitian ini menggunakan desain analitik observasional dengan pendekatan case control. Sampel terdiri atas 92 responden, yaitu 46 ibu bersalin dengan partus lama sebagai kelompok kasus dan 46 ibu bersalin tanpa partus lama sebagai kelompok kontrol. Data dikumpulkan melalui rekam medis dan dianalisis menggunakan uji Chi-Square untuk mengetahui hubungan antara paritas, KPD, dan kejadian partus lama. Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan signifikan antara paritas dan kejadian partus lama (p=0,002; OR=0,179). Selain itu, terdapat hubungan signifikan antara KPD dan partus lama (p=0,017; OR=2,917). Ibu bersalin dengan KPD memiliki risiko 2,9 kali lebih besar mengalami partus lama, sedangkan kelompok primipara menunjukkan risiko lebih tinggi dibandingkan multipara. Paritas dan KPD berhubungan signifikan dengan kejadian partus lama. Pemantauan persalinan dan identifikasi faktor risiko secara dini diperlukan untuk mencegah komplikasi pada ibu dan bayi.





