Jurnal Kesehatan Tambusai
Hubungan perilaku picky eating dengan status gizi anak usia prasekolah di tk islam terpadu empat mei kecamatan pare kabupaten kediri
By Denastin Berlianda Fitra Ashari and Fitriana Nugraheni.
Abstract
Perilaku picky eating merupakan salah satu masalah makan yang sering ditemukan pada anak usia prasekolah dan ditandai dengan kecenderungan memilih makanan secara berlebihan, menolak makanan tertentu, atau mengonsumsi jenis makanan tertentu dalam jumlah terbatas. Perilaku tersebut dapat membatasi keberagaman asupan makanan dan berpotensi memengaruhi status gizi anak. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara perilaku picky eating dan status gizi pada anak usia prasekolah di TK Islam Terpadu Empat Mei Pare, Kediri. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain cross-sectional. Sampel penelitian terdiri atas 81 anak usia prasekolah yang dipilih menggunakan teknik total sampling. Perilaku picky eating diukur menggunakan Children Eating Behaviour Questionnaire (CEBQ), sedangkan status gizi ditentukan berdasarkan indeks Indeks Massa Tubuh menurut Umur (IMT/U) melalui pengukuran berat badan dan tinggi badan. Analisis hubungan antara kedua variabel dilakukan menggunakan uji Chi-Square dengan tingkat kemaknaan 0,05. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebanyak 34 anak (42,0%) termasuk kategori picky eating dan 47 anak (58,0%) termasuk kategori non-picky eating. Berdasarkan IMT/U, sebanyak 11 anak (13,6%) memiliki status gizi kurang, 57 anak (70,4%) gizi baik, dan 13 anak (16,0%) gizi lebih. Hasil uji Chi-Square menunjukkan tidak terdapat hubungan yang signifikan antara perilaku picky eating dan status gizi berdasarkan IMT/U (p=0,240). Dengan demikian, tidak ditemukan hubungan yang signifikan antara perilaku picky eating dan status gizi pada anak usia prasekolah di TK Islam Terpadu Empat Mei Pare, Kediri.





