Jurnal Kesehatan Tambusai
Faktor risiko biomekanik dan efektivitas intervensi konservatif terhadap nyeri punggung bawah pada ibu rumah tangga : Tinjauan literatur
By Rahma Nadia Nursafira and Dewi Purnamawati.
Abstract
Nyeri punggung bawah (Low Back Pain/LBP) non-spesifik kronis merupakan masalah kesehatan yang sering dialami ibu rumah tangga akibat paparan faktor biomekanik dari aktivitas domestik yang dilakukan secara berulang dan kumulatif. Postur janggal, gerakan repetitif, pengangkatan beban, serta faktor psikologis seperti kinesiophobia dan fear-avoidance dapat memperburuk kondisi dan menghambat proses rehabilitasi. Penelitian ini bertujuan menganalisis faktor risiko biomekanik pada aktivitas domestik serta mengevaluasi efektivitas intervensi konservatif melalui integrasi modifikasi perilaku berbasis Health Belief Model (HBM) dan latihan Pilates dalam penanganan LBP pada ibu rumah tangga. Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan desain narrative literature review. Literatur yang dikaji meliputi penelitian epidemiologis, randomized controlled trial (RCT), systematic review, dan meta-analisis yang relevan dengan faktor risiko biomekanik, modifikasi perilaku, kinesiophobia, Pilates, dan pendekatan biopsikososial. Hasil kajian menunjukkan bahwa paparan biomekanik domestik yang berlangsung secara repetitif dan tanpa pemulihan memadai berkontribusi terhadap LBP. Intervensi fisik yang diberikan secara terisolasi dapat kurang optimal ketika terdapat hambatan psikologis. Pendekatan berbasis HBM berpotensi meningkatkan efikasi diri dan kepatuhan terhadap latihan, sedangkan Pilates berkontribusi terhadap penurunan nyeri, peningkatan fungsi, dan kualitas hidup. Disimpulkan bahwa penanganan LBP pada ibu rumah tangga memerlukan pendekatan biopsikososial yang mengintegrasikan edukasi perilaku dan latihan fisik.





