Jurnal Kesehatan Tambusai
Molecular markers in brain arteriovenous malformations and their clinical and therapeutic implications
By Muthiah Rahmahdani, Lisra Naila Mangendara, Ni Luh Putu Eka Widya Ananta Putri and 1 others.
Abstract
Malformasi arteriovenosa otak (brain arteriovenous malformations/bAVMs) merupakan kelainan vaskular kompleks yang ditandai oleh hubungan abnormal antara arteri dan vena serebral tanpa jaringan kapiler normal. Perkembangan dan progresivitas bAVM tidak hanya berkaitan dengan karakteristik anatomi, tetapi juga melibatkan perubahan molekuler pada sel endotel, angiogenesis, inflamasi, dan remodeling vaskular. Narrative review ini bertujuan menelaah bukti terkini mengenai penanda molekuler pada bAVM serta potensi implikasinya terhadap karakterisasi lesi, penilaian risiko, dan pengembangan terapi. Literatur ditelusuri melalui PubMed/MEDLINE dan Google Scholar dengan menggunakan kata kunci terkait bAVM, mutasi somatik, KRAS, BRAF, jalur MAPK, angiogenesis, inflamasi, dan terapi target. Literatur yang diprioritaskan adalah publikasi tahun 2022-2026, sedangkan penelitian terdahulu yang menjadi dasar penting dalam identifikasi mekanisme molekuler bAVM tetap dipertahankan. Hasil kajian menunjukkan bahwa mutasi somatik KRAS dan BRAF, terutama melalui aktivasi jalur MAPK–ERK, berperan dalam perubahan proliferasi dan migrasi sel endotel serta remodeling vaskular abnormal. VEGF, MMP-9, sitokin inflamasi, ANGPT2, perubahan interaksi endotel–perisit, dan regulasi epigenetik turut berhubungan dengan ketidakstabilan vaskular dan perubahan lingkungan mikro lesi. Studi eksperimental menunjukkan potensi penargetan MEK/MAPK, VEGF, ANGPT2, dan KRAS, tetapi sebagian besar masih berada pada tahap praklinis.






