Jurnal Kesehatan Tambusai
Pengaruh perawatan payudara terhadap kecepatan pengeluaran kolostrum pada ibu postpartum di wilayah kerja puskesmas jebus kabupaten bangka barat tahun 2026
By Anjani Anjani and Ria Anggraini.
Abstract
Masa postpartum merupakan periode laktasi yang ditandai dengan pengeluaran kolostrum sebagai nutrisi pertama bagi bayi baru lahir. Keterlambatan pengeluaran kolostrum dapat menghambat keberhasilan pemberian ASI eksklusif dan berdampak pada kesehatan ibu maupun bayi. Salah satu upaya untuk mempercepat pengeluaran kolostrum adalah melalui perawatan payudara (breast care). Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh breast care terhadap kecepatan pengeluaran kolostrum pada ibu postpartum di Wilayah Kerja Puskesmas Jebus Kabupaten Bangka Barat Tahun 2026. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain quasi experimental two group posttest design. Sampel penelitian berjumlah 30 ibu postpartum yang dibagi menjadi kelompok intervensi dan kelompok kontrol, masing-masing sebanyak 15 responden, dengan teknik total sampling. Analisis data dilakukan menggunakan uji Mann-Whitney U Test. Hasil penelitian menunjukkan sebagian besar responden berusia 20–35 tahun (83,3%) dan mengalami pengeluaran kolostrum kategori cepat (<24 jam) sebanyak 53,3%. Rata-rata waktu pengeluaran kolostrum pada kelompok yang mendapatkan breast care adalah 21,60 jam, sedangkan pada kelompok kontrol sebesar 52,93 jam. Hasil uji Mann-Whitney U Test menunjukkan nilai p-value = 0,008 (p<0,05). Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh perawatan payudara (breast care) terhadap kecepatan pengeluaran kolostrum pada ibu postpartum di Wilayah Kerja Puskesmas Jebus Kabupaten Bangka Barat Tahun 2026. Ibu postpartum yang mendapatkan intervensi breast care mengalami pengeluaran kolostrum lebih cepat dibandingkan kelompok kontrol. Oleh karena itu, breast care dapat direkomendasikan sebagai salah satu intervensi dalam pelayanan kebidanan pada ibu postpartum untuk mendukung keberhasilan pemberian ASI eksklusif.



