Jurnal Kesehatan Tambusai
Faktor – faktor yang berhubungan dengan risiko terjadinya katarak di rumah sakit bakti timah pangkalpinang tahun 2025
By Mega Cyintia and Hendra Kusumajaya.
Abstract
Katarak merupakan salah satu penyebab utama gangguan penglihatan yang banyak terjadi pada kelompok usia lanjut dan dapat menurunkan kualitas hidup. Risiko terjadinya katarak dipengaruhi oleh berbagai faktor, antara lain usia, jenis kelamin, dan pekerjaan. Proses penuaan, perbedaan biologis, serta paparan lingkungan kerja tertentu diduga berperan dalam meningkatkan kejadian katarak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan risiko terjadinya katarak di Rumah Sakit Bakti Timah Pangkalpinang Tahun 2025. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode cross sectional dan pendekatan retrospektif. Penelitian dilaksanakan pada tahun 2025 dengan menggunakan data rekam medis pasien yang menjalani pemeriksaan mata di Rumah Sakit Bakti Timah Pangkalpinang Tahun 2024. Jumlah sampel dalam penelitian ini sebanyak 103 responden, yang diperoleh menggunakan rumus Slovin dengan penambahan 10% untuk mengantisipasi kehilangan data. Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat menggunakan uji Chi-Square. Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan yang signifikan antara usia dengan risiko terjadinya katarak (p-value = 0,000), jenis kelamin dengan risiko terjadinya katarak (p-value = 0,026), dan pekerjaan dengan risiko terjadinya katarak (p-value = 0,001). Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa usia, jenis kelamin, dan pekerjaan berhubungan dengan risiko terjadinya katarak di Rumah Sakit Bakti Timah Pangkalpinang Tahun 2025. Faktor yang paling berpengaruh adalah usia, di mana responden usia ≥ 60 tahun memiliki risiko lebih tinggi mengalami katarak. Disarankan agar upaya promotif dan preventif lebih difokuskan pada kelompok berisiko tinggi.




