Jurnal Kesehatan Tambusai
Efektivitas cooling relief terhadap penurunan nyeri dan peningkatan kenyamanan pada ibu post partum dengan laserasi perineum di ruang vk rsud tc hillers maumere
By Regina Yuska Cikita Kristia Werang, Theresia Syrilla Da Cunha and Regina Ona Adesta.
Abstract
Persalinan sering kali disertai dengan komplikasi berupa ruptur atau laserasi perineum yang menyebabkan nyeri hebat dan ketidaknyamanan pada ibu post partum. Nyeri yang tidak tertangani dengan baik dapat mengganggu aktivitas sehari-hari, proses menyusui, serta pemulihan psikologis ibu. Di RSUD dr. T.C Hillers Maumere, diperlukan intervensi non-farmakologi yang praktis untuk mengatasi masalah ini. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan studi kasus asuhan keperawatan. Subjek studi terdiri dari dua orang ibu post partum (Ny. Y.L.M dan Ny. M.P) yang mengalami laserasi perineum. Intervensi utama yang diberikan adalah teknik cooling relief (kompres dingin) yang dilakukan selama 15-20 menit serta teknik relaksasi napas dalam. Setelah diberikan tindakan keperawatan, kedua klien menunjukkan penurunan intensitas nyeri. Pada Ny. Y.L.M, skala nyeri menurun dari 7 (skala nyeri berat) menjadi 5 (skala nyeri sedang), sedangkan pada Ny. M.P skala nyeri menurun dari 5 (skala nyeri sedang) menjadi 3 (skala nyeri ringan). Selain itu, ekspresi meringis berkurang, tanda-tanda vital stabil, dan klien melaporkan peningkatan rasa nyaman serta kemampuan beradaptasi dengan nyeri. Penerapan teknik cooling relief terbukti efektif dalam menurunkan skala nyeri dan meningkatkan kenyamanan pada ibu post partum dengan laserasi perineum. Intervensi ini disarankan untuk digunakan sebagai salah satu standar prosedur operasional dalam asuhan keperawatan maternitas di rumah sakit.






