Jurnal Kesehatan Tambusai
Pengaruh pemberian rebusan daun sirsak terhadap penurunan tekanan darah pada penderita hipertensi grade i di wilayah kerja puskesmas teluk tiram banjarmasin
By Rahmadaniah Rahma, Subhannur Rahman, Muhammad Arief Wijaksono and 1 others.
Abstract
Hipertensi merupakan penyakit tidak menular dengan prevalensi tinggi yang berisiko menyebabkan komplikasi kardiovaskular. Di Kalimantan Selatan, prevalensi hipertensi mencapai 44,1%, tertinggi di Indonesia. Kasus hipertensi di wilayah kerja Puskesmas Teluk Tiram Banjarmasin mencapai 11.815 kasus. Terapi non-farmakologis berbasis herbal, seperti rebusan daun sirsak (Annona muricata), berpotensi digunakan sebagai terapi komplementer untuk membantu menurunkan tekanan darah. Mengetahui pengaruh pemberian rebusan daun sirsak terhadap penurunan tekanan darah pada penderita hipertensi grade I di wilayah kerja Puskesmas Teluk Tiram Banjarmasin. Penelitian menggunakan desain pra-eksperimental dengan pendekatan one group pretest-posttest design. Sampel adalah penderita hipertensi grade I yang memenuhi kriteria inklusi (n=15) dengan teknik purposive sampling. Intervensi berupa rebusan daun sirsak sebanyak 250 ml, diberikan 3 kali seminggu selama 1 minggu. Tekanan darah diukur sebelum dan sesudah intervensi menggunakan sphygmomanometer digital dan dianalisis dengan uji Paired Sample T-Test. Terdapat penurunan tekanan darah sistolik maupun diastolik yang bermakna setelah pemberian rebusan daun sirsak pada responden hipertensi grade I. Rebusan daun sirsak berpengaruh terhadap penurunan tekanan darah sehingga dapat digunakan sebagai terapi komplementer non-farmakologis bagi penderita hipertensi






