Jurnal Kesehatan Tambusai
Analisis faktor pengaruh komunikasi terapeutik terhadap pasien hemodialisa dalam menjalankan terapi diet di rsud labuang baji makassar
By Karmila Sukri and Khumaidi Arief.
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang berpengaruh terhadap kepatuhan terapi diet pasien hemodialisa di RSUD Labuang Baji Makassar. Penelitian ini menggunakan metode observasional analitik dengan pendekatan cross sectional study. Populasi penelitian adalah seluruh perawat yang bekerja di ruang Hemodialisa RSUD Labuang Baji Makassar sebanyak 15 orang. Teknik pengambilan sampel menggunakan total sampling sehingga seluruh populasi dijadikan sampel penelitian. Pengumpulan data dilakukan menggunakan kuesioner dan observasi. Analisis data dilakukan secara univariat, bivariat menggunakan uji Chi-Square, dan multivariat menggunakan Regresi Logistik dengan tingkat kemaknaan α = 0,05. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden memiliki sikap baik sebanyak 11 orang (73,3%), komunikasi verbal dan non verbal baik sebanyak 12 orang (80,0%), serta dukungan perawat baik sebanyak 10 orang (66,7%). Sebagian besar pasien patuh terhadap terapi diet yaitu sebanyak 11 orang (73,3%). Hasil analisis bivariat menunjukkan terdapat hubungan antara sikap perawat dengan kepatuhan terapi diet (p = 0,021), komunikasi verbal dan non verbal dengan kepatuhan terapi diet (p = 0,008), serta dukungan perawat dengan kepatuhan terapi diet (p = 0,031). Hasil analisis multivariat menunjukkan bahwa komunikasi verbal dan non verbal merupakan faktor yang paling dominan mempengaruhi kepatuhan terapi diet pasien hemodialisa dengan nilai Exp(B) = 11,48 dan p = 0,018. Kesimpulan penelitian ini adalah terdapat pengaruh sikap perawat, komunikasi verbal dan non verbal, serta dukungan perawat terhadap kepatuhan terapi diet pasien hemodialisa. Faktor yang paling dominan mempengaruhi kepatuhan terapi diet adalah komunikasi verbal dan non verbal perawat.





