Jurnal Kesehatan Tambusai
Hubungan stres kerja dengan kejadian hipertensi pada pekerja di indonesia : Tinjauan literatur
By Ashrinda Dita Mutiara and Dewi Purnamawati.
Abstract
Hipertensi merupakan salah satu penyakit tidak menular yang menjadi masalah kesehatan masyarakat dan dapat berdampak terhadap kesehatan serta produktivitas pekerja. Stres kerja diduga menjadi salah satu faktor yang berkontribusi terhadap peningkatan tekanan darah, tetapi hasil penelitian mengenai hubungan stres kerja dengan kejadian hipertensi pada pekerja di Indonesia masih menunjukkan temuan yang beragam. Penelitian ini bertujuan menganalisis hubungan stres kerja dengan kejadian hipertensi pada pekerja di Indonesia serta mengidentifikasi faktor yang memengaruhi hubungan tersebut. Penelitian menggunakan metode literature review dengan pendekatan sintesis naratif yang mengacu pada pedoman PRISMA 2020. Penelusuran literatur dilakukan melalui Google Scholar, PubMed, ScienceDirect, Garuda, dan SINTA terhadap artikel yang diterbitkan pada periode 2021–2026. Dari 181 artikel yang teridentifikasi, sebanyak 8 artikel memenuhi kriteria inklusi dan dianalisis. Hasil sintesis menunjukkan bahwa 6 dari 8 penelitian menemukan hubungan signifikan antara stres kerja dan kejadian hipertensi, sedangkan 2 penelitian tidak menemukan hubungan yang signifikan. Perbedaan hasil dipengaruhi oleh faktor lain, antara lain usia, beban kerja, jam kerja, aktivitas fisik, kebiasaan merokok, status gizi, konsumsi natrium, dan konflik kerja. Disimpulkan bahwa stres kerja merupakan salah satu faktor yang berkontribusi terhadap kejadian hipertensi pada pekerja di Indonesia, tetapi hubungan tersebut bersifat multifaktorial. Upaya pencegahan perlu mengintegrasikan manajemen stres, pemantauan tekanan darah, dan promosi gaya hidup sehat di lingkungan kerja.






