Jurnal Kesehatan Tambusai
Pedikulosis kapitis dengan infeksi sekunder pada anak berusia 9 tahun : Laporan kasus
By Aqila Faiza Saffana, Alfira Safitri, Arsy Muchlisa Putri and 10 others.
Abstract
Pedikulosis kapitis atau umumnya dikenal sebagai kutu kepala merupakan infestasi kulit kepala yang disebabkan oleh ektoparasit Pediculus humanus capitis. Penyakit ini sering terjadi pada anak-anak terutama anak usia sekolah dasar. Gejala utama yang timbul adalah rasa gatal akibat liur dari ektoparasit tersebut yang mengandung komponen antigenik. Rasa gatal tersebut menyebabkan pasien menggaruk kepala secara terus-menerus. Garukan berulang akibat pruritus dapat merusak sawar kulit sehingga meningkatkan risiko terjadinya infeksi bakteri sekunder. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan gambaran klinis, penegakan diagnosis, serta tatalaksana dari pedikulosis kapitis yang disertai dengan abses kulit kepala pada seorang anak. Penelitian ini merupakan laporan kasus (case report) terhadap seorang pasien perempuan berusia 9 tahun yang datang ke Poliklinik Dermatologi, Venereologi, dan Estetika Rumah Sakit Universitas Mataram. Data diperoleh melalui anamnesis, pemeriksaan fisik, serta literatur yang relevan. Variabel yang diamati dalam penelitian ini meliputi karakteristik klinis, temuan pemeriksaan fisik, diagnosis, dan tatalaksana pada pasien. Analisis penelitian ini dilakukan secara deskriptif. Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa pasien didiagnosis mengalami pedikulosis kapitis dengan infeksi sekunder berupa abses atau karbunkel. Simpulan dari penelitian ini adalah pedikulosis kapitis yang tidak ditangani dengan tepat dapat menimbulkan komplikasi berupa infeksi bakteri sekunder seperti abses kulit kepala, sehingga diagnosis dini melalui anamnesis dan pemeriksaan fisik yang tepat, serta penatalaksanaan komprehensif yang disertai dengan perbaikan higiene berperan penting dalam mempercepat penyembuhan dan mencegah reinfestasi.



