Jurnal Kesehatan Tambusai
Hubungan tingkat spiritualitas dan dukungan keluarga dengan kualitas hidup pasien pasca stroke di rumah sakit bakti timah pangkalpinang tahun 2025
By Nova Mardiana and Salsabilah Salsabilah.
Abstract
Stroke merupakan keadaan dimana jaringan otak mati secara mendadak karena kekurangan oksigen yang menganggu pasokan darah ke otak. Pasien pasca stroke sering mengalami perubahan fisik, psikologis, sosial, dan spiritual yang dapat berdampak signifikan terhadap kualitas hidup. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan tingkat spiritualitas dan dukungan keluarga dengan kualitas hidup pasien pasca stroke di Rumah Sakit Bakti Timah Pangkalpinang Tahun 2025. Penelitian ini menggunakan desain Cross Sectional dan uji Chi-Square dengan hasil berupa analisis univariat dan bivariate. Penelitiian ini dilakukan pada bulan Oktober tahun 2025. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh pasien pasca stroke di ruang fisioterapi di Rumah Sakit Bakti Timah Pangkalpinang Tahun 2025 sebanyak 40 orang. Sampel penelitian ini adalah pasien pasca stroke yang berjumlah 40 responden yang diambil menggunakan teknik total sampling. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa sebagian besar responden memiliki tingkat spiritualitas yang baik, dukungan keluarga yang tinggi, serta kualitas hidup yang baik. Hasil penelitian menggunakan Chi-Square yaitu tingkat spiritualitas diperoleh nilai p-value (0,000) < α (0,05), dan dukungan keluarga diperoleh nilai p-value (0,001) < α (0,05). Hal ini menunjukkan bahwa ada hubungan yang signifikan antara tingkat spiritualitas dan dukungan keluarga dengan kualitas hidup pasien pasca stroke di Rumah Sakit Bakti Timah Pangkalpinang Tahun 2025. Saran dari penelitian ini adalah menunjukkan bahwa tingkat spiritualitas dan dukungan keluarga berhubungan dengan kualitas hidup pasien pasca stroke. Diharapkan lebih memperhatikan pemenuhan kebutuhan spiritual, dukungan keluarga, serta kualitas hidup pasien pasca stroke yang menjalani kontrol di ruang fisioterapi.



