Journal of Innovative and Creativity
Asuhan Keperawatan Medikal Bedah Pada Tn.D Dengan Gangguan Sistem Persarafan Pada Cedera Kepala Ringan Di Ruang Melati Rumah Sakit Vita Insani Pematangsiantar
By Rut Agave Siburian and Astika Handayani.
Abstract
Pendahuluan: Cedera kepala ringan (CKR) merupakan trauma kepala dengan Glasgow Coma Scale (GCS) 13–15 yang berisiko menimbulkan gangguan neurologis sementara serta komplikasi apabila tidak ditangani secara tepat. Kondisi ini memerlukan asuhan keperawatan yang komprehensif untuk mendukung proses pemulihan pasien. Berdasarkan Global Burden of Disease Study (2021), terdapat sekitar 20,84 juta kasus baru cedera kepala di dunia, sehingga penelitian ini bertujuan menggambarkan asuhan keperawatan medikal bedah pada pasien dengan cedera kepala ringan. Metode: Penelitian deskriptif kualitatif dengan studi kasus pada 1 responden, Tn. D, di Ruang Melati RS Vita Insani Pematangsiantar selama 3 hari (10–12 Maret 2026). Data diperoleh melalui wawancara, observasi, pemeriksaan fisik, dan dokumentasi. Hasil: Pasien mengalami nyeri kepala skala 7, gangguan tidur, dan apatis dengan GCS 13. Intervensi dilakukan 3×24 jam meliputi observasi neurologis, manajemen nyeri, pemantauan tanda vital, edukasi, dan kolaborasi terapi. Hasil menunjukkan penurunan nyeri menjadi skala 1, peningkatan tidur dari ±5 menjadi ±7 jam, serta peningkatan GCS menjadi 15 (E4 V5 M6). Kesimpulan: Asuhan keperawatan medikal bedah komprehensif dapat menurunkan nyeri, meningkatkan kualitas tidur, dan memperbaiki status neurologis pada CKR. Saran: Studi ini dapat menjadi acuan perawat dan referensi penelitian selanjutnya.




