Jurnal Kesehatan Tambusai
Depresi antenatal dan perilaku pencegahan depresi postpartum pada ibu hamil trimester iii
By Arum Ariasih, Aisyah Maulina Zjubaidi, Nurfadhillah Nurfadhillah and 1 others.
Abstract
Depresi postpartum merupakan masalah kesehatan mental yang dapat berdampak pada ibu, bayi, dan keluarga, dengan gejala yang dapat muncul sejak masa kehamilan. Pengetahuan, sikap, dan perilaku ibu hamil berperan penting dalam pencegahan depresi postpartum, namun faktor yang berhubungan dengan perilaku pencegahan masih perlu dikaji. Penelitian ini bertujuan mengetahui prevalensi depresi antenatal, gambaran pengetahuan, sikap, dan perilaku, serta faktor yang berhubungan dengan perilaku ibu hamil trimester III dalam pencegahan depresi postpartum. Penelitian observasional analitik dengan desain potong lintang dilakukan pada 292 ibu hamil trimester III yang melakukan kunjungan antenatal care di seluruh Puskesmas Kota Tangerang Selatan pada November 2023–Januari 2024. Responden direkrut secara consecutive sampling. Gejala depresi diukur menggunakan Edinburgh Postnatal Depression Scale (EPDS) dengan titik potong ≥13, sedangkan pengetahuan, sikap, dan perilaku diukur menggunakan kuesioner terstruktur. Analisis meliputi univariat, bivariat, dan multivariat dengan regresi logistik. Prevalensi depresi antenatal sebesar 13% (38/292). Sebanyak 54,8% responden memiliki pengetahuan kurang dan 82,2% memiliki sikap negatif, sedangkan 78,4% menunjukkan perilaku pencegahan positif. Analisis multivariat menunjukkan riwayat komplikasi kehamilan berhubungan signifikan dengan perilaku pencegahan (OR=2,838; 95% CI 1,022–7,884; p=0,045), sementara pengetahuan dan sikap tidak berhubungan signifikan. Depresi antenatal ditemukan pada proporsi yang cukup tinggi. Penguatan edukasi kesehatan mental perinatal diperlukan, terutama bagi ibu dengan riwayat komplikasi kehamilan sebagai kelompok prioritas.






