Jurnal Kesehatan Tambusai
Pengaruh senam aerobic low-impact terhadap penurunan tekanan darah pada penderita hipertensi
By Ni Putu Dewi Purwa Astiti, Gede Arya Arisudhana and Ketut Anom Sri Kesumawati.
Abstract
Hipertensi merupakan masalah kesehatan global yang memerlukan pengendalian berkelanjutan karena dapat meningkatkan risiko komplikasi kardiovaskular. Selain terapi farmakologis, intervensi nonfarmakologis seperti senam aerobic low-impact dapat digunakan untuk membantu menurunkan tekanan darah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh senam aerobic low-impact terhadap penurunan tekanan darah pada penderita hipertensi di wilayah kerja Puskesmas I Jembrana. Penelitian ini menggunakan desain pra-experimental dengan pendekatan one group pretest-posstest design. Sampel penelitian berjumlah 26 responden penderita hipertensi yang dipilih sesuai kriteria inklusi dan eksklusi. Intervensi berupa senam aerobic low-impact dilakukan 1 kali sehari selama 3 hari berturut-turut dengan durasi 30 menit setiap sesi. Tekanan darah diukur sebelum dan sesudah intervensi menggunakan sphygmomanometer dan stetoskop. Data dianalisis menggunakan uji Wilcoxon Signed Rank Test dengan tingkat signifikansi α = 0,05. Rata-rata tekanan darah sistolik menurun dari 137,69 mmHg sebelum intervensi menjadi 132,88 mmHg setelah intervensi, sedangkan tekanan darah diastolik menurun dari 92,69 mmHg menjadi 81,15 mmHg. Hasil uji Wilcoxon menunjukkan nilai Z = -4,359 dengan p-value = 0,001 (p < 0,05). Dengan demikian, terdapat pengaruh yang signifikan antara pemberian senam aerobic low-impact dan penurunan tekanan darah pada penderita hipertensi. Senam aerobic low-impact dapat digunakan sebagai salah satu intervensi nonfarmakologis yang sederhana dan aman dalam membantu pengendalian tekanan darah.






