Jurnal Kesehatan Tambusai
Peran e-book dalam meningkatkan pengetahuan program makan bergizi gratis di smp kota bogor
By Siti Nur Maisyaroh and Rosyda Dianah.
Abstract
Masa remaja merupakan fase peralihan dari anak-anak menuju dewasa ditandai pertumbuhan dan perkembangan fisik secara cepat sehingga membutuhkan asupan zat gizi optimal. Ketidakseimbangan kebutuhan dengan asupan zat gizi dapat meningkatkan risiko terjadinya berbagai masalah gizi seperti anemia, gizi kurang dan gizi lebih atau obesitas. Salah satu upaya pencegahan dan penanganan masalah gizi pada usia sekolah dilakukan melalui Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Edukasi dalam penelitian ini menggunakan media e-book “Unlocked MBG” yang memuat materi profil Program MBG, angka kecukupan gizi, gizi seimbang, isi piringku, contoh menu ideal, pengelompokan bahan makanan. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan siswa mengenai Program MBG melalui edukasi menggunakan e-book “Unlocked MBG”. Desain penelitian menggunakan pre-eksperimental one-group pre-test dan post-test, melibatkan 75 siswa SMP Negeri 3 Bogor. Intervensi dilakukan melalui pemberian edukasi menggunakan e-book “Unlocked MBG”. Pengukuran pengetahuan dilakukan sebelum intervensi (pre-test) dan setelah intervensi (post-test), kemudian hasil dianalisis untuk mengetahui perubahan pengetahuan siswa. Media e-book dinilai sangat layak oleh ahli media, ahli gizi, dan guru. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan siswa setelah diedukasi menggunakan e-book “Unlocked MBG” dengan nilai p<0,001, yang menunjukkan adanya perbedaan pengetahuan yang signifikan antara sebelum dan sesudah intervensi. Efektivitas media berdasarkan hasil N-Gain score sebesar 0,68 berada pada kategori sedang, sedangkan N-Gain persen sebesar 68,85% menunjukkan kategori cukup efektif. Edukasi ini dapat meningkatkan pengetahuan siswa mengenai Program MBG serta media berpotensi digunakan untuk edukasi gizi di lingkungan sekolah mengenai penerapan pola makan bergizi dan aspek penting dalam Program MBG, sehingga dapat mendukung upaya pencapaian status gizi yang optimal pada remaja.





