Jurnal Kesehatan Tambusai
Hubungan tingkat stres dan konsumsi fast food terhadap nyeri dismenore pada siswi sma negeri 1 tarik sidoarjo
By Rey Tanti Candra Lukita and Fitriana Nugraheni.
Abstract
Dismenore merupakan salah satu masalah kesehatan yang terjadi pada remaja putri dan dapat menyebabkan terganggunya aktivitas sehari-hari. Dismenore merupakan rasa nyeri yang terjadi pada saat menstruasi dan dirasakan pada area perut bawah hingga ke punggung bagian bawah. Tingkat stres dan konsumsi fast food diduga menjadi salah satu faktor yang mengakibatkan nyeri dismenore. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara tingkat stres dan konsumsi fast food dengan nyeri dismenore. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan desain cross-sectional. Sampel penelitian ini adalah siswi SMA Negeri 1 Tarik kelas X dan XI berumur 15-19 tahun yang berjumlah 107 responden dan dipilih menggunakan teknik stratified random sampling. Tingkat stres diukur menggunakan Perceived Stres Scale (PSS-10), konsumsi fast food diukur menggunakan Food Frequency Questionnaire (FFQ), dan nyeri dismenore diukur menggunakan Numeric Rating Scale (NRS). Analisis data menggunakan Spearman Rank. Berdasarkan hasil dari analisis bivariate dengan menggunakan Spearman rank menunjukkan bahwa p-value = 0,026 dengan nilai r = 0,215 untuk hubungan tingkat stres dengan nyeri dismenore dan nilai p-value = 0,645 untuk hubungan konsumsi fast food dengan nyeri dismenore. Penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara tingkat stres dan nyeri dismenore dengan hubungan yang lemah. Namun, tidak terdapat hubungan yang signifikan antara konsumsi fast food dengan nyeri dismenore.





