Jurnal Kesehatan Tambusai
Contrast-associated acute kidney injury after percutaneous coronary intervention focusing on risk factors prevention and clinical outcomes
By Satria Restu Pramudia, Romy Healty Mikaila and Panji Sena Ramadhan.
Abstract
Contrast-associated acute kidney injury (CA-AKI) merupakan salah satu komplikasi yang dapat terjadi setelah percutaneous coronary intervention (PCI) dan berhubungan dengan berbagai faktor pasien, kondisi hemodinamik, serta karakteristik prosedur. CA-AKI dapat meningkatkan risiko gangguan fungsi ginjal dan luaran klinis yang buruk, sehingga identifikasi faktor risiko dan strategi pencegahan menjadi penting pada pasien yang menjalani PCI. Tinjauan ini bertujuan untuk mengkaji faktor risiko, penilaian risiko, strategi pencegahan, dan luaran klinis CA-AKI setelah PCI. Penelitian dilakukan menggunakan desain narrative review dengan penelusuran literatur melalui PubMed/MEDLINE dan Google Scholar pada periode Februari–Agustus 2026. Literatur yang ditelaah meliputi penelitian observasional, studi kohort, systematic review, meta-analysis, narrative review, dan pedoman klinis yang relevan dengan CA-AKI pada pasien yang menjalani angiografi koroner dan/atau PCI. Hasil telaah menunjukkan bahwa gangguan fungsi ginjal, usia lanjut, diabetes melitus, gagal jantung, hipotensi, kondisi hemodinamik yang tidak stabil, serta peningkatan volume media kontras merupakan faktor yang berhubungan dengan peningkatan risiko CA-AKI. Penilaian risiko sebelum PCI dapat membantu mengidentifikasi pasien dengan risiko lebih tinggi. Strategi pencegahan terutama mencakup hidrasi yang disesuaikan dengan kondisi klinis, optimalisasi hemodinamik, dan pembatasan volume media kontras. Teknik ultra-low-contrast atau zero-contrast PCI dapat dipertimbangkan pada pasien tertentu. CA-AKI juga berhubungan dengan peningkatan mortalitas dan kejadian kardiovaskular.





