Jurnal Kesehatan Tambusai
Faktor – faktor yang berhubungan dengan kejadian abortus inkomplit dirumah sakit ibu dan anak muhaya kota pangkal pinang tahun 2026
By Khasya Dea Sya and Hendra Kusumajaya.
Abstract
Abortus inkomplit merupakan salah satu komplikasi kehamilan yang masih menjadi penyebab tingginya morbiditas maternal. Berbagai faktor maternal diduga berhubungan dengan kejadian abortus inkomplit, sehingga diperlukan identifikasi faktor-faktor yang berperan sebagai dasar upaya pencegahan. Abortus inkomplit adalah keguguran yang terjadi sebelum usia kehamilan 20 minggu. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian abortus inkomplit di Rumah Sakit Ibu dan Anak Muhaya Kota Pangkalpinang Tahun 2026. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif observasional analitik dengan desain cross sectional retrospektif. Data diperoleh dari rekam medis dan dianalisis menggunakan uji Chi-Square dengan tingkat kemaknaan α = 0,05. Variabel yang diteliti meliputi usia ibu, paritas, pendidikan, pekerjaan, riwayat abortus sebelumnya, indeks massa tubuh (IMT), dan anemia. Hasil penelitian menunjukkan terdapat hubungan yang signifikan antara usia ibu (p=0,019), paritas (p=0,029), pendidikan (p=0,007), pekerjaan (p=0,030), riwayat abortus sebelumnya (p=0,019), indeks massa tubuh (p=0,003), dan anemia (p=0,008) dengan kejadian abortus inkomplit (p<0,05). Kesimpulan penelitian ini bahwa seluruh variabel yang diteliti memiliki hubungan yang bermakna dengan kejadian abortus inkomplit di Rumah Sakit Ibu dan Anak Muhaya Kota Pangkalpinang Tahun 2026. Oleh karena itu, tenaga kesehatan diharapkan dapat meningkatkan upaya skrining faktor risiko, edukasi, serta pemantauan kesehatan ibu sejak masa prakonsepsi hingga kehamilan untuk menurunkan risiko terjadinya abortus inkomplit.






