INOMATEC Jurnal Inovasi dan Kajian Multidisipliner Kontemporer
Hubungan Tingkat Pengetahuan Tablet Tambah Darah terhadap Kejadian Anemia Pada Remaja Putri Kelas XI di SMKN 1 Pengasih Tahun 2026
By Noviatul Azizah, Sulis Puspito Rini and Margiyati.
Abstract
Latar Belakang: Anemia merupakan masalah kesehatan masyarakat global yang ditandai dengan penurunan kadar hemoglobin (<12g/dL pada remaja putri). Wilayah Kabupaten Kulon Progo memiliki prevalensi kejadian anemia tertinggi di DIY. Salah satu strategi pencegahan anemia pada remaja adalah pemberian Tablet Tambah Darah (TTD). Pengetahuan mengenai TTD diduga menjadi faktor kunci yang mempengaruhi perilaku kesehatan dan status anemia remaja putri. Tujuan: Mengetahui hubungan tingkat pengetahuan Tablet Tambah Darah (TTD) terhadap kejadian anemia pada remaja putri kelas XI di SMKN 1 Pengasih tahun 2026. Metode: Penelitian kuantitatif korelasional dengan pendekatan cross-sectional. Pengambilan sampel menggunakan purposive sampling berdasarkan rumus Slovin sehingga diperoleh 77 responden remaja putri kelas XI di SMKN 1 Pengasih. Pengumpulan data pengetahuan menggunakan instrumen kuesioner terstruktur, sedangkan kejadian anemia diukur berdasarkan kadar hemoglobin (Hb) menggunakan hemoglobinometer (POCT). Analisis data meliputi analisis univariat dan analisis bivariat menggunakan uji Chi-Square (). Hasil: Mayoritas responden didominasi dari Jurusan Akuntansi (37,7%). Sebagian besar responden memiliki tingkat pengetahuan TTD pada kategori baik sebanyak 63 orang (81,8%) dan kategori cukup sebanyak 14 orang (18,2%). Distribusi kejadian anemia menunjukkan sebagian besar responden tidak mengalami anemia sebanyak 63 orang (81,8%) dan yang mengalami anemia sebanyak 14 orang (18,2%). Hasil uji bivariat Chi-Square memperoleh nilai p-value = 0,236 (p > 0,05). Kesimpulan: Tidak terdapat hubungan yang signifikan secara statistik antara tingkat pengetahuan Tablet Tambah Darah (TTD) terhadap kejadian anemia pada remaja putri kelas XI di SMKN 1 Pengasih tahun 2026 (H0). Tingginya tingkat pengetahuan tidak serta-merta menjamin kondisi hemoglobin normal karena kejadian anemia dipengaruhi oleh faktor multifaktorial seperti kepatuhan konsumsi TTD, kecukupan asupan gizi harian, pola makan, dan siklus menstruasi.




