Bunda Edu-Midwifery Journal
Hubungan Dukungan Suami Dengan Pemilihan Kontrasepsi Implan Pada Akseptor KB Di Puskesmas Empagae
By Noviana Noviana.
Abstract
Latar Belakang: Penggunaan kontrasepsi implant sebagai metode kontrasepsi jangka panjang masih dipengaruhi oleh berbagai faktor, salah satunya dukungan suami dalam pengambilan keputusan penggunaan kontrasepsi. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan dukungan suami dengan penggunaan KB implant pada akseptor KB di UPT Puskesmas Empagae Kabupaten Sidenreng Rappang. Metode: Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif analitik dengan pendekatan cross-sectional. Sampel penelitian berjumlah 75 responden yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner dan dianalisis secara univariat serta bivariat dengan uji Pearson Chi-Square. Hasil: Mayoritas responden berusia 20–35 tahun (80,0%), berpendidikan SMA/perguruan tinggi (60,0%), tidak bekerja (76,0%), menggunakan KB implant (66,7%), dan memperoleh dukungan suami (98,7%). Hasil uji Pearson Chi-Square menunjukkan nilai p = 0,667 (p > 0,05), sehingga tidak terdapat hubungan yang signifikan antara dukungan suami dengan penggunaan KB implant. Kesimpulan: Dukungan suami tidak berhubungan secara signifikan dengan penggunaan KB implant pada akseptor KB di UPT Puskesmas Empagae. Keputusan penggunaan KB implant diduga lebih dipengaruhi oleh faktor lain, seperti pengetahuan, pendidikan, pengalaman penggunaan kontrasepsi, dan akses terhadap pelayanan kesehatan.



