Bunda Edu-Midwifery Journal
Karakteristik Wanita Pengguna Kontrasepsi Berdasarkan Pemilihan Jenis Kontrasepsi di Poli Kebidanan UPT RSUD Pratama Tumbang Samba
By Fitria Agustina, Laurensia Yunita, Zulliati Zulliati and 1 others.
Abstract
Pemilihan metode kontrasepsi merupakan bagian penting dalam program keluarga berencana untuk mewujudkan kesehatan reproduksi yang optimal. Meskipun metode kontrasepsi jangka panjang (MKJP) memiliki efektivitas lebih tinggi dibandingkan metode non-MKJP, penggunaannya masih relatif rendah. Karakteristik pengguna kontrasepsi diduga memengaruhi pemilihan jenis kontrasepsi yang digunakan. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi karakteristik wanita pengguna kontrasepsi berdasarkan pemilihan jenis kontrasepsi di Poli Kebidanan RSUD Pratama Tumbang Samba. Penelitian menggunakan desain deskriptif kuantitatif dengan pendekatan cross-sectional. Data diperoleh dari register pelayanan Keluarga Berencana tahun 2025 dengan teknik total sampling sebanyak 44 akseptor. Analisis data dilakukan secara univariat dan disajikan dalam bentuk distribusi frekuensi, persentase, serta tabulasi silang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden berusia 20–35 tahun (47,73%), berpendidikan menengah dan tinggi (masing-masing 40,91%), bekerja sebagai ibu rumah tangga (63,64%), dan multipara (61,36%). Penggunaan kontrasepsi didominasi metode non-MKJP (54,55%), terutama suntik. Pengguna non-MKJP lebih banyak berasal dari kelompok usia 20–35 tahun, berpendidikan menengah, ibu rumah tangga, dan primipara, sedangkan penggunaan MKJP lebih banyak ditemukan pada responden berusia lebih dari 35 tahun, berpendidikan tinggi, bekerja sebagai pegawai, dan multipara. Karakteristik usia, pendidikan, pekerjaan, dan paritas menunjukkan perbedaan distribusi dalam pemilihan metode kontrasepsi, sehingga informasi tersebut dapat menjadi dasar bagi tenaga kesehatan untuk memberikan konseling keluarga berencana yang lebih tepat sasaran.




