NASUWAKES Jurnal Kesehatan Ilmiah
Pengaruh Edukasi Kesehatan Melalui Video Animasi terhadap Pengetahuan dan Minat Melakukan IVA Test pada Wanita Usia Subur di Wilayah Kerja UPTD Puskesmas Sukatani Kabupaten Purwakarta
By Nur'azizah, Liawati and Loisza A.
Abstract
Kanker serviks merupakan masalah kesehatan reproduksi perempuan yang dapat dicegah melalui deteksi dini menggunakan Inspeksi Visual Asam Asetat (IVA Test). Cakupan pemeriksaan IVA di wilayah kerja UPTD Puskesmas Sukatani meningkat dari 167 orang (8,4%) pada tahun 2023 menjadi 238 orang (12,0%) pada tahun 2025, namun capaian tersebut masih rendah, terutama di Desa Sukajaya yang hanya mencapai 1,61%. Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh edukasi kesehatan melalui video animasi terhadap pengetahuan dan minat melakukan IVA Test pada wanita usia subur (WUS) di Desa Sukajaya wilayah kerja UPTD Puskesmas Sukatani Kabupaten Purwakarta Tahun 2026. Penelitian menggunakan desain one group pretest-posttest. Sampel sebanyak 66 WUS dipilih dengan teknik purposive sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner pengetahuan dan kuesioner minat sebelum dan sesudah pemberian edukasi video animasi berdurasi kurang lebih 4 menit. Data dianalisis menggunakan uji McNemar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebelum edukasi, sebagian besar responden memiliki pengetahuan kurang (87,9%) dan tidak berminat melakukan IVA Test (66,7%). Sesudah edukasi, hampir seluruh responden memiliki pengetahuan baik (97,0%) dan berminat melakukan IVA Test (98,5%). Hasil uji McNemar menunjukkan terdapat pengaruh edukasi melalui video animasi terhadap pengetahuan (p<0,001) dan minat (p<0,001) melakukan IVA Test. Disarankan kepada Puskesmas untuk memanfaatkan video animasi sebagai media edukasi rutin guna meningkatkan cakupan deteksi dini kanker serviks di masyarakat.





