Abstract / Summary
Abstrak Keterlambatan rujukan maternal masih menjadi salah satu faktor yang berkontribusi terhadap tingginya angka kematian ibu. Three Delay Models menjelaskan bahwa keterlambatan dapat terjadi pada tahap pengambilan keputusan untuk mencari pertolongan, mencapai fasilitas kesehatan, dan memperoleh pelayanan kesehatan yang adekuat. Penelitian ini bertujuan mengeksplorasi faktor-faktor penyebab keterlambatan rujukan maternal berdasarkan Three Delay Models di RSUD Pameungpeuk Garut. Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan exploratory research design. Sepuluh partisipan dipilih secara purposive, terdiri atas pasien/keluarga, bidan perujuk, bidan penerima rujukan, dan dokter. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dan dianalisis berdasarkan tiga komponen Three Delay Models. Penelitian menghasilkan temuan bahwa keterlambatan terutama terjadi pada delay 1 dan delay 2. Pada delay 1, faktor yang ditemukan meliputi rendahnya pengetahuan keluarga tentang tanda bahaya kehamilan dan persalinan, kepercayaan terhadap paraji dan praktik persalinan tradisional, dominasi keluarga dalam pengambilan keputusan, rendahnya pendidikan dan literasi kesehatan, serta kendala ekonomi. Pada delay 2, hambatan meliputi jarak tempuh yang jauh, kondisi geografis dan infrastruktur jalan yang kurang memadai, keterbatasan transportasi, serta kesiapan keluarga sebelum keberangkatan. Delay 3 bukan merupakan penyebab utama karena didukung kesiapsiagaan tim PONEK, sistem triase responsif, dan komunikasi pra-rujukan melalui SISRUTE maupun WhatsApp. Keterlambatan rujukan maternal terutama berkaitan dengan keterlambatan pengambilan keputusan dan hambatan akses menuju fasilitas kesehatan. Penguatan edukasi keluarga dan kesiapan transportasi diperlukan untuk mempercepat proses rujukan maternal. Kata kunci: keterlambatan rujukan maternal; Three Delay Models; rujukan maternal; penelitian kualitatif.