Maternity and Neonatal Jurnal Kebidanan
Efektivitas terapi akupresur titik ST15 terhadap peningkatan volume asi pada ibu nifas di pmb eka sriwahyuni kota medan
By Fatimah Az-Zahra, Yulia Fatma Nasution, Nopita Yanti Sitorus and 1 others.
Abstract
Produksi ASI yang kurang lancar menjadi salah satu kendala dalam keberhasilan pemberian ASI eksklusif. Salah satu upaya nonfarmakologis yang dapat dilakukan untuk meningkatkan volume ASI adalah terapi akupresur pada titik ST15, yang bekerja melalui stimulasi sistem saraf sehingga meningkatkan sekresi hormon prolaktin dan oksitosin yang berperan dalam produksi dan pengeluaran ASI. Metode penelitian ini menggunakan desain pre-eksperimental dengan pendekatan one group pretest-posttest design. Penelitian ini dilaksanakan di PMB Eka Sriwahyuni Kota Medan dengan jumlah sampel sebanyak 30 ibu nifas yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Intervensi berupa terapi akupresur pada titik ST15 dilakukan 2 kali sehari selama 3 hari berturut-turut. Data analisis menggunakan uji Wilcoxon Signed Ranks Test karena data tidak berdistribusi normal, dengan tingkat signifikansi α = 0,05. Hasil penelitian ini menunjukkan, sebelum diberikan terapi akupresur, sebagian besar responden memiliki volume ASI kategori cukup (30-60 ml), yaitu sebanyak 24 responden (80,0%), sedangkan 6 responden (20,0%) berada pada kategori kurang (<30 ml). Setelah intervensi, 26 responden (86,7%) berada pada kategori baik (>60 ml) dan 4 responden (13,3%) berada pada kategori cukup (30-60 ml). Hasil uji Wilcoxon menunjukkan 28 responden (93,3%) mengalami peningkatan volume ASI, 2 responden (6,7%) tidak mengalami perubahan dan tidak terdapat responden yang mengalami penurunan volume ASI. Nilai Z = 5,013 dengan Asymp. Sig. (2-tailed) = 0,000 (p < 0,5) menunjukkan adanya perbedaan yang bermakna antara volume ASI sebelum dan sesudah pemberian terapi akupresur. Terapi akupresur titik ST15 efektif meningkatkan volume ASI pada ibu nifas di PMB Eka Sriwahyuni Kota Medan dan dapat direkomendasikan sebagai intervensi nonfarmakologis dalam pelayanan kebidanan untuk mendukung keberhasilan menyusui.



